All About Love

"Ibu!" Bisikanlah di telinga-ku : Dear LoverBoy-ku "tak apa2 jika kamu merasa takut, berarti di sana masih ada kesempatan!" & itu pasti jangan takut...

About Me

Foto Saya
Maddie Depal Suyadi
Indonesia Blogger - Blogger Indonesia - piSS-bloGGer bukan yang paling pintar, hanya ingin berbagi sedikit pengetahuan kepada Anda.. so Enjoy..!! Salam Blogger Mania Di Indonesia.

Saat ini sedang aktif  menulis konten-konten tutorial blogger, photoshop, Sosial Media dan TI. Kadang iseng menulis puisi, cerpen dan artikel2 tentang buku dan juga karya seni digital abstrak dan surealis :)
Lihat profil lengkapku

Menu Hati

Fo'Love'ers

Komen Lover

14 Oktober, 2009

Sebuah Do'a !

Malam ini kebaikan mash menyertai, setelah kebodohan yang hampir ku lakukan atas kerasnya ego. Mungkin aku masih punya cinta terlebih rasa tapi kesadaran membawaku kepada kepasrahan yang amat dalam.

Manusia hanya bisa berdoa tapi tindakannya yang menentukan. Walau kesedihan merajai tapi tangan harapan tidak akan pernah sirna.

Kau kamu, yang pernah berbagi rasa dan ke pahitan doa'a ku untuk kamu.

Dalam hati masih tersisa rasa marah, tapi biarlah menguap dalam kurun waktu 1 tahun.Setelahnya baru kita aku dan kamu yang menentukan arah mau di bawa kemana bahtera hati ini. Atau tetap di sini masing-masing atau kembali berlabuh bersama sudah tidak masalah.

Aku adalah kesalahan, aku adalah karma dan aku adalah cinta itu sendiri. Do"a ku selalu bersama hati mu baik sadar atau tidak, semoga kesuksesan menjadi kawan baikmu dan harapan mu dapat terwujud.

dalam kegelapan dan kedalaman hati ku... aku mencintai mu... selalu ... walaupun nantinya kita tidak bersama ...
05 Juli, 2009

Puisi Tanpa judul

Begitu perlahan angin membaringkan diriku di awan. Tapi mimpimu melesat ke galaksi yang terjauh meninggalkan seratus gladiola, begitu cepat hingga suaramu tak sempat ku catat dalam hatiku. Mendung atau cerah padatkan senja menjadikan kata-kata nan indah.

Begitu indah hadir di genggaman kuncupnya mekar sudah, harumnya mengusik kalbuku tuk dapatkan sejuta kedamaian bagaikan sejuknya embun pagi yang bertebaran di dahan dan ranting.

Datanglah hari yang teramat indah tiada lagi galau di hati, di sana ada sebuah bintang harapan menyambut dengan penuh ramah. Satu mimpi yang sangat indah tentang kita berdua dalam langkah dan cinta.

Dengan ini ku panjatkan do’a hanya untukmu, seorang agar segala hasrat dan angan serta cinta tetap abadi dalam genggaman erat janji kita ber-dua yang telah menyatu dalam cinta dan kasih sayang kita ber-dua.

Di tulis oleh : Ria Sundari ("Seorang Sahabat Lama")
29 Mei, 2009

Telah-ku Pejamkan Amarah, Ku Hembuskan Nafas Ke Ikhlasan

Semuanya Berawal dari Hasrat. Sulamannya menjerat akal Budi Nurani. Begitu Kuatnya ia mencengkram hati ku keluh meronta tak berdaya.

Jika keiklasan adalah jalan, maka hati akan menyapanya mesra dalam hariban keindahan kasih yang berpelukan dalam dinginnya pikiran.

Telah ku pejamkan Amarah, Ku hembuskan nafas keiklasan. Bukan karena terpaksa, tapi separti yang di katakan oleh sang master Kahlil Gibran : "Cinta adalah Kodrat manusia & Membagi Cinta adalah Takdirnya ". Maka terimalah aku dalam pelukan hatimu, bersama kemesraan dalam segumpal kerinduan akan kasih.

Telah lama kita saaling mengenal, entah untuk berapa masa kehidupan. Tadi aku sangat takut akan kehilanganmu, tapi ketakutan itu hanya ciptaan imajinasi-ku yang amat semu. Untuk apa merasa takut jika hati kita bersatu, untuk apa merasa takut jika jiwa kita sel;alu terpaut..... jauh... dekat... sedih... senang... hanya kita yang tau dan sementara tangan-tangan harap tak pernah menghantui-ku lagi.

Hanya senja kala iklas ini terpatri... kala pagi embun saat nafas iklas ini terhembus ....

Hanya kita.. yang tau...

sementara di sana orang-orang masih sibuk dengan pikiran dan perasaannya kita telah bebas ...

Hanya kita...

Kita....

Selalu....
28 Mei, 2009

Mutiara Kehidupan

Cinta Tidak Pernah Menuntut


Pertama-tama temukan arti cinta bagi diri Anda sendiri. Baru kemudian nyatakan cinta Anda kepada orang lain. Cinta itu indah dan keindahannya bahwa begitu Anda kenal cinta Anda akan berhenti menuntut. Setiap dan semua sel dalam tubuh akan bergetar dalam energi cinta, energi Kasih, Anda menjadi Kasih itu sendiri. Lantas, siapa yang harus menuntut apa dari siapa? Yang mencintai adalah Cinta. Cinta Kasih tidak pernah menuntut.


Kebahagiaan Tidak Dapat di Peroleh Dari Suatu Yang Tidak Langgeng

Kebahagian-kebahagiaan sementara yang bukan merupakan hasil dari ketentraman jiwa tidak akan bertahan lama. Kita mengharapkan kebahagiaan dari objek-objek duniawi yang tidak langgeng. Itu mustahil. Yang tidak langgeng tidak dapat menghasilkan kelanggengan.


Jangan Terlalu Cepat Terpengaruh Pendapat Orang


Seseorang yang terlalu cepat terpengaruh pendapat orang lain tentang dirinya, tidak memiliki Energi untuk mengubah diri, ia menjadi lemah. Belajarlah dari pendapat orang untuk mengubah diri, tetapi pendapat orang lain tentang diri kita harus kita cerna dulu.

Pengendalian Diri harus di Mulai dari usia Muda


Untuk meminimalkan keinginan dan mengendalikan diri di butuhkan energi yang luar biasa.Karena itu pengendalian diri harus di mulai pada usia Muda, saat itu energi kita masa muda masih prima. Usaha pengendalian diri di usua senja hampir tidak pernah membawa hasil. Energi yang di butuhkan sudah tidak ada lagi. Sedikit energi yang tersisa akan terbuang sia-sia, begitu saja tanpa hasil.

Pengetahuan Sejati Cukup Untuk Menerangi Diri Sendiri


Penetahuan sejadi bagaikan pelita untuk menerangi areal tertentu, terbatas. Pengetahuan sejadi akan menerangi hidup anda, jiwa anda. Pengetahuan sejati bukan lampu sosot, bukan cahaya matahari. Pengetahuan sejati ibarat pelita yang lemah, lembut cahayanya tapi cukup untuk menerangi anda.

Berkaryalah Tanpa pamrih


Perolehan "hari ini" adalah akibat dari "perbuatan kemarin". Perbuatan "hari ini" menjadi sebab bagi perolehan "besok". tetaplah berkarya... berkaryalah tanpa pamrih... Tanpa di pikirkan dan di harap-harapkan pun kita akan menerima hasil dari setiap perbuatan kita. Jangan kita menyangsikan hal itu!

Cinta Tidak lagi Mementingkan Sexs


Cita berada di anak tangga ke-dua, setelah sexs. Cinta tidak lagi mementingkan sexs. Tentu saja itu tidak berarti bahwa seseorang yang mencintai sudah tidak berurusan dengan sexs lagi. Sexs tetap bagian dari kehidupan kita. Namun sexs bukan tujuan lagi.


Di Sadur dari Buku "The Pocket ANAND KRISNA 
07 Mei, 2009

Perpisahan ini T"lah Ku Mengerti ("mU") ... 2

Sayang Maafkan aku
Perpisahan ini, bukan karena aku membencimu. Perpisahan ini hanya kesempatan untuk melihat, kejernihan hati.
Tanpanya apa daya kita.

Mana mungkin kita merasakan bahagia tanpa perpisahan. Perpisahan akan mengajarkan kita akan kerinduan, akan cinta, kasih dan sayang.

Perpisahan akan mengajarkan kita tentang sakit yang amat dalam, dan kita akan merindukan sakit itu.

Sebenarnya apa yang kita sebut perpisahan ini, sebenarnya bukan perpisahan. 
Kenapa ? karena adalah aku dan kamu tidak pernah terpisah sayang-ku
diri aku selalu ada padamu begitu pula sebaliknya diri aku selalu ada pada-mu.

Aku hanya ingin merasakan sakit yang amat dalam dari perpisahan ini, hingga suatu saat benar-benar tidak pernah ada lagi perpisahan, karena kita ber-dua telah bersatu-padu dalam Kasih.
Saat ini aku hanya ingin memeluk rasa sakit ini, membelainya, memeluknya bahkan mencumbuinya.


Antara aku, kamu, perpisahan, kerinduan, sakit, cinta, kasih & sayang.
03 Mei, 2009

"DANARTO" Puisi Dalam "GODLOB" ... 2





Armageddon


Semburan cahaya darah
Langit darah 
udara darah
daratan tandus darah
batu-batu darah
rumput-rumput darah
bulan sepotong semangka gemetar dibalut darah

Bulan sepotong semangka meleleh
Langit meleleh
semburat cahaya meleleh
udara meleleh
daratan tandus meleleh
batu-batu meleleh
rumput-rumput meleleh

02 Mei, 2009

Coretan Hati ("mU") ... 1

Malam Ini, telah kulalui, suatu yang menyakitkan dan semuanya akan mengajarkan aku. Tentang cinta, kerinduan dan pengharapan.

Ini Bukan Perpisahan selamanya, sementara ya... hanya sementara.

Semunya tentang orang yang amat ku-Cintai dan Men-Cintai-ku. Malam tadi telah ku lihat ketulusannya melepaskan hasrat, dalam ke Ego-an jiwanya. Seperti dahan pohon yang rapuh jiwa ku terhempas dalam ke sibukan pikiran yang merajai juga hasrat yang pilu.

Ku cumbuii, rasa sakit ku semalam dengan kesabaran. Dalam hati ku bertanya bagaimana?? melukiskan semua ini dalam sebuah tulisan di blog ku sendiri ??

Kata memang tidak pernah bisa melukiskan apa yang ada dalam perasaan kita, terutama yang begitu terpendam. Ada hal yang hilang saat kita mulai mewartakannya dan itu membuat bertarungnya pikiran semu yang seharusnya tidak boleh untuk di pikirkan.

Seandainya kekasih anda pergi dan anda sangat mencintainya apa yang akan anda lakukan??, anda akan mulai menangis, anda akan mulai marah-marah atau anda akan pasrah membiarkannya merelakannya untuk pergi sementara waktu. Untuk menemukan jawaban yang selama ini anda tidak bisa menemukannya untuk kekasih anda??

Tentu saja anda harus memilih yang ke tiga (3) dari pertanyaan di atas, kenapa ?? Karena biar bagaimanapun perasaan tidak akan bisa di paksa untuk menemukan jawaban jika perasaan itu tidak di pisah kan untuk waktu yang lama.

Cinta, hasrat , kerinduan adalah hal yang lain. Karena sesudahnya ia akan datang lebih kuat dari yang pernah kita bayangkan sebelumnya.

Apa pun yang terjadi aku akan selalu mencintainya, tapi tentu saja dengan cara yang berbeda. Karena sebelumnya aku mencintainya dengan memilikinya, sekarang aku harus mencintainya dengan tidak memilikinya. Yang jadi pertanyaan bagaimana aku bisa mencintainya dengan tidak memilikinya ??
hhhmmm, sebuah pertanyaan yang amat sulit untuk di jawab.

Itulah perjuanganku sekarang, karena aku belum bisa menjawab apa yang belum pernah ku alami sebelumnya. Walaupun ini bukan pengalaman pertama untukku, tapi ini pengalaman yang berbeda. Kenapa karena ada ke tulusan disini dan rasa untuk mencoba mengerti tentang sebuah kegalauan.


Sebait doa :






Sayang ku berjuang lah
yakinlah, pasrah lah
saat bulir2 kasih merengkuh jiwamu
aku akan ada untuk kamu, 
seperti kamu ada untuk aku


Sayangku aku akan selalu mencintai mu
seperti kamu, mencintai aku


Karena aku tahu, kamu tidak akan pergi 
kemana mana, karena hatimu tenang bersamaku


saat matahari ini kembali bersinar
aku akan ada merantangkan ke dua tanganku 
lebar-lebar untuk menyambutmu dalam pelukan
hati ku ....
30 April, 2009

"DANARTO" Puisi Dalam "GODLOB"

A  B  R  A  C  A  D  A   B   R  A
 A  B  R   A   C   A   D   B  R
A   B    R   A   C   D   B
A   B   R   A   C   D
A   B   R   A   C
A   B   R   A
A   B   R
A   B
A
"Rintrik"
-----------------------------
hujan deras mendesah-desah
             "Rintrik!"
--------------------
angin menderu-deru
"Rintrik Yang Buta!"
-------------------------------
petir melengking-lengking
24 April, 2009

Antara Kerinduan-Cinta-&-Pelukan

Kita adalah Cinta 
yang dipertemukan 
oleh dua kerinduan

Kita adalah Sayang
yang dipertemukan
oleh dua kesendirian


Hangat lembayung senja
membuai kita dalam pelukan

di sertai kepakan burung elang
di saat senja, itu dengan sejuta pengharapan

Rindu-ku adalah Rindu-mu
disatukan oleh ciuman hangat
di musim semi dengan kemesraan

Pelukan yang menginsafi
bahwa kita adalah cinta
& ciuman yang menginsafi
bahwa kita adalah sayang
sayang akan kerinduan & Hasrat yang menyatu

Dua cinta yang diperuntukan oleh kerinduan
bersatu, terpadu dalam rasa

Kehangatan yang merobek mimpi
dan tercerabut keluar, meronta-ronta
mekar menyebarkan wangi harum sungai dunia

Dua cinta yang diperuntukan oleh kerinduan
bersatu, terpadu dalam ciuman Cinta.

. . .

NURANI


Perkenalkan aku adalah Nurani
Aku adalah Revolusioner Jiwa
Aku adalah segala sumber kebajikan



Kau ingat? saat bumi di hanguskan
oleh keserakahan anak cucu-Adam
Ku' semai kembali agar menjadi Hijau

Kau lihat saat saudara kalian bertarung 
dengan taruhan darah?
Ku' lerai mereka dengan Cinta-Kasihku.

Saat kau rasakan nafsu
Saat kau rasakan sakit
dan Saat kau merasa rendah
atau di rendahkan !!!

"Aku!", NURANI hadir dalam kulum relung kalbu
sebagai obat penyembuh jiwa kotor-mu

Tapi kau, sangat angkuh !!!
Kau buang aku, 
kau campakkan aku
Bagai sampah
wahai manusia yang beradab

"Aku!" NURANI ingat itu ...
Tanpa-ku kau bagai torak tanpa otak
bagai tubuh tanpa belulang.

Kau perkosa aku bagai binatang
Kau pereteli baju agung-ku

Dengarkan-lah suara 
jerit tangis-ku wahai
manusia yang beradab!


Oh... NURANI-mu
Nurani yang fitrah tanpa cela
Nur petunjuk Dogma-dunia-mu